Curug Tonjong Riwayatmu Kini…
Oleh Fajar Sukma Wicaksono, pada Aug 29, 2017 | 15:39 WIB
Curug Tonjong Riwayatmu Kini…
Curug Tonjong.(Fajar)

TASIK, AYOTASIK.COM—Curug Tonjong di Kota Tasikmalaya tidak terurus yang saat ini dipenuhi alang-alang dan hancur. Padahal objek wisata ini merupakan satu-satunya air terjun di daerah itu.

Pantauan AyoTasik, akses jalan masuk terbilang cukup sulit kendati mampu dijangkau kendaraan roda dua dan empat. Selain itu, tidak tampak ada area parkir maupun loket masuk.

Setibanya di lokasi, tampak pemandangan yang cukup mengecewakan. Sebenarnya ada dua titik air terjun yang bisa dilihat. Untuk menjangkau titik tersebut, pengunjung harus meniti tangga beberapa meter. Sayangnya, tangga tersebut dipenuhi alang-alang dan rumput yang licin.

Setiba di titik curug pertama, akan tampak sebuah bangunan rusak tidak terurus. Bangunan ini sepertinya toilet. Sebab, ada kloset di dalamnya.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan beberapa tahun lalu sebenarnya Curug Tonjong sudah dibenahi pemerintah dan pegiat wisata. Namun, tidak lama berselang lokasi tersebut tidak terurus lagi.

"Kalau ada yang datang paling parkir di halaman rumah saya. Sebab, nggak ada lagi tempat. Biasanya, yang datang ke sini anak-anak muda, biasa pacaran," ucap pria yang rumahnya paling dekat dengan curug tersebut, Selasa (29/8/2017).

Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Disbudparpora Kota Tasikmalaya Rita Melia mengatakan Curug Tonjong masih dalan tahap pengembangan. Meski demikian, setiap weekend Curug Tonjong ramai dikunjungi para pemuda lokal.

"Di sana pengunjung bisa menemukan dua curug dengan jarak masing-masing sekitar 500 meter. Lokasi ini sebenarnya cocok untuk foto-foto. Pengunjung yang datang tidak dikenakan biaya retribusi alias gratis," ucapnya.

Curug Tonjong terletak di Desa Cipeusing Kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Curug ini memiliki bentuk seperti undakan-undakan yang tersusun dari batuan yang tingginya 2-5 meter.

Untuk menuju lokasi, pengujung akan melewati sebuah perkampungan yang unik dan tradisional dengan bangunan rumah panggung yang khas. Selain itu, di sepanjang jalan juga terhampar sawah ladang luas yang memanjakan mata. Inilah mungkin yang bisa menghibur wisatawan.

Editor : Adi Ginanjar
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600