Dongkrak Daya Ekonomi, Pemkot Tasik dan BI Bahas Ketahanan Pangan
Oleh Fajar Sukma Wicaksono, pada Nov 01, 2017 | 08:53 WIB
Dongkrak Daya Ekonomi, Pemkot Tasik dan BI Bahas Ketahanan Pangan
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman berbicara dalam pertemuan forum Pemkot Tasik dan Bank Indonesia di Hotel Santika, Tasikmalaya, Selasa (31/10). (AyoTasik/Fajar Sukma)

TASIK, AYOTASIK.COM -- Bersama Bank Indonesia, Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar forum diskusi mengenai pangan dan pertanian di Hotel Santika, Selasa (31/10/2017) malam. Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman.

Budi mengatakan jika pihaknya sangat mengapresiasi upaya BI untuk menjalin sinergi dengan Pemkot Tasikmalaya. Sebab, selama ini BI terus berkontribusi terhadap industri di Tasikmalaya.

"Kali ini kita berbicara tentang pangan. Di sektor ini mereka (BI) sudah membantu menekan inflasi kota. Terbukti untuk tahun 2016 tingkat inflasi kota menurun, dan itu harus dipertahankan," katanya, Selasa (31/10/2017) malam.

Budi menuturkan, wilayah Kota Tasikmalaya ini bukan daerah penghasil pertanian, melainkan kota jasa dan industri. Oleh sebab itu, perlu supply dari daerah-daerah yang memang sudah menjadi produsen hasil pertanian.

"Hal ini yang kemudian menjadi prioritas. Sehingga, terjadi keseimbangan pangan dengan adanya saling supply," ujarnya.

Ia menyatakan, ke depan perlu ada terobosan, baik di bidang pertanian maupun pangan, dalam memanfaatkan teknologi. Sebab, dengan teknologi, semua bisa dengan mudah terdeteksi dan terkoneksi.

"Misalnya di daerah A, berdasarkan prakiraan cuaca bakal hujan, ya jangan jemur padi. Atau dengan teknologi kita bisa tahu daerah mana yang sedang panen melimpah mana yang paceklik. Jadi, bisa saling menutupi," terangnya.

Selain di bidang pertanian, Budi mengatakan, BI juga berkontribusi terhadap lajunya perekonomian kota di bidang industri kreatif. Salah satunya lewat program Wirausaha Binaan Bank Indonesia (WUBI) dengan cara memberikan permodalan juga pelatihan - pelatihan terhadap industri kreatif di Tasikmalaya.

"Selain itu, BI juga membantu dalam hal informasi pemasarannya. Seperti tasik kreatif festival yang pernah dilaksanakan itu bentuk informasi pemasaran. Dan hasilnya bagus, itu memang diperlukan," ungkapnya.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600