Polsek Singaparna Sita 16 Ton Pupuk Palsu
Oleh Fajar Sukma Wicaksono, pada Nov 09, 2017 | 18:52 WIB
Polsek Singaparna Sita 16 Ton Pupuk Palsu
Sejumlah karung pupuk ilegal yang diberi garis polisi di Kabupaten Tasikmalaya. (AyoTasik/Fajar Sukma)

TASIK, AYOTASIK.COM -- Aparat Kepolisian Polsek Singaparna berhasil mengungkap kasus produsen pupuk ilegal di Kampung Sindangkasih RT 08 RW 02, Desa Pasirsalam, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya beberapa waktu lalu.

Diduga, produsen pupuk tersebut tidak mengantongi izin. Selain itu, diduga pelaku juga mengoplos pupuk ZA (Zulfat Almunium) dengan bahan-bahan lain yang terkandung di dalam pupuk tersebut.

Kapolsek Singaparna, Kompol Budiman mengatakan, salah satu tersangka berinisial CVA sebagai pemilik pupuk telah diamankan pihaknya.

"Kami telah menyita barang bukti berupa 16 ton pupuk siap edar (318 karung) dengan berat 50 kg per karung. Menurut pengakuan dari pemilik, pupuk tersebut sudah dipasarkan sampai luar Kabupaten Tasikmalaya," katanya, Kamis (9/11/2017).

Ia menuturkan, menurut informasi, pupuk tersebut sudah beredar sampai di wilayah Rancah, Kabupaten Ciamis. Informasi tersebut didapat dari masyarakat tentang adanya produsen pupuk ilegal. Selanjutnya, pihak kepolisian langsung menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kita juga sudah cek prosedur izinnya. Tapi tidak ada. Oleh sebab itu, pihak kepolisian masih mengembangkan kasus tersebut," ujarnya.

Ia menerangkan, pelaku dikenakan sanksi berdasarkan UU RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Pasal 8 Huruf E, Jo. Pasal 62 dan UU RI Nomor 7 tentang Perdagangan Pasal 106 dan Pasal 113 dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Kepada masyarakat khususnya petani, diimbau agar berhati-hati dalam membeli pupuk,” paparnya.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600