Harga Sembako Kota Tasik Belum Turun
Oleh Hengky Sulaksono, pada Jan 11, 2018 | 12:29 WIB
Harga Sembako Kota Tasik Belum Turun

CIKURUBUK, AYOTASIK.COM -- Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Tasikmalaya masih belum kembali normal. Lonjakan harga yang terjadi sejak menjelang pergantian tahun hingga hingga saat ini belum mengalami penurunan signifikan.

Hasil pemantauan di Pasar Induk Cikurubuk, Kamis (11/2/2018) pagi, pelbagai komoditas pokok memiliki tingkat harga yang masih relatif tinggi. Komoditas tersebut di antaranya beras, bawang, cabai, dan telur serta daging ayam.

Harga cabai rawit domba di kios milik salah satu pedagang, Nunung (55) masih menyentuh Rp40.000/kilogram, naik dari Rp38.000/kg pada lima hari lalu. Harga cabai keriting merah juga masih melambung di angka Rp33.000/kg. Bawang putih dibanderol Rp17.000/kg dari harga semula Rp15.000/kg. Sedangkan harga bawang merah cenderung stabil.

"Sudah mulai naik sedikit-sedikit sebelum tahun baru. Sekarang belum turun lagi," kata Nunung. Dia menyebut faktor masih tingginya harga disebabkan kurangnya pasokan dari Garut. Belum stabilnya harga juga berimbas pada tingkat penjualan.

Harga beras di Pasar Cikurubuk juga masih belum normal. Salah seorang pedagang, Emun (59) mengatakan beras yang dibanderol di kiosnya berad di kisaran Rp8.000-10.000/kg. Kenaikan, ujar Emuh, telah terjadi sejak Oktober tahun lalu.

"Naiknya sedikit-sedikit," ujarnya. Menurut Emuh, saat normal harga beras paling mahal yang dijual di kiosnya cuma dibanderol Rp10.000. Bukannya mengalami penurunan, di awal tahun harga beras malah makin meroket. Dia memprediksi harga bakal kembali stabil pada bulan Maret atau April.

Sementara harga ayam potong di kios milik Dindin (42) menyentuh Rp40.000/kg. Saat normal, Dindin terbiasa menjual ayam seharga Rp30.000-35.000. Kenaikan yang terjadi sejak dua bulan lalu ini membuat transaksi di kios milik Dindin menjadi lesu.

Serupa dengan komoditas lain, harga telur ayam juga belum kunjung stabil sejak naik menjelang akhir tahun lalu. Salah seorang pemilik kios, Asep Cahya (52) menjual telur ayam seharga Rp23.000. Harga ini telah mengalami penurunan setelah sempat menyentuh Rp25.000/kg. Walau turun, Asep menyebut harga tersebut masih jauh dari banderol normal senilai Rp20.000/kg.

"Penjualan juga menurun. Biasanya saya sanggup menjual tiga kwintal (perhari), sekarang dua kwintal. Diperkirakan sudah normal dan stabil lagi sekitar dua bulan ke depan," kata dia.

Berdasarkan informasi harga pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Tasik, harga sejumlah komoditas pokok masih mengalami kenaikan atau berada di atas harga normal. Rincian data yang terakhir diperbarui pada Selasa (8/1/2018) ini di antaranya harga cabai rawit domba Rp40.000/kg, telur Rp24.500/kg, bawang putih Rp21.000/kg, gula pasir Rp12.500/kg, minyak goreng curah Rp11.800/kg.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600