Wakil Wali Kota: Pengusaha Baru Jangan Alergi Kredit Bank
Oleh Fajar Sukma Wicaksono, pada Feb 12, 2018 | 17:14 WIB
Wakil Wali Kota: Pengusaha Baru Jangan Alergi Kredit Bank
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf. (ayotasik/Fajar Sukma)

TAWANG, AYOTASIK.COM – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf berharap agar calon pengusaha tidak alergi terhadap kredit bank melalui program Wirausaha Baru. Hal ini diungkapkannya usai menghadiri musyawarah perencanaan pembangunan Dinas KUKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Tasikmalaya pada Senin (12/2/2018).

Harapan itu tak sekonyong-konyong muncul. Soalnya, beberapa waktu lalu tercatat ada beberapa peserta membatalkan diri ikut serta dalam program WUB tersebut. Alasannya, karena modal didapat dari kredit bank.

"Memang betul kredit, tapi, kan, tidak berbunga. Ya dimana-mana juga pengusaha banyak yang hutang ke bank," kata Yusuf. Melalui program WUB, peserta diberi bantuan modal pinjaman dari Bank Syariah Almadina. Peserta nantinya cukup membayar secara kredit tanpa bunga. Untuk besarannya, ini tergantung pada usaha apa yang akan dijalani.

"Bunganya, kan, sudah dibayarkan oleh pemerintah. Saya pikir itu juga suatu kemudahan. Jadi, sebenarnya tidak masalah meskipun harus kredit. Sekalian, belajar kredit ke bank sebagai pengusaha," ujar Yusuf.

Pada tahun 2018 ini Yusuf menargetkan 1.000 orang menjadi peserta WUB. 400 di antaranya digarap oleh Dinas KUKM Perindag Kota Tasik. Selain mendapatkan modal, peserta juga dilatih dan dibina sehingga menjadi pengusaha yang handal dan mandiri.

"Harapannya, banyak kaum muda yang antusias mengikuti program ini. Sehingga, regenerasi berjalan dengan baik. Serapan tenaga kerja lebih maksimal," kata Yusuf berharap.

Lanjutnya, ke depan Dinas KUKM Perindag Kota Tasikmalaya akan memantau industri mana saja yang lemah regenerasi. Sebab, banyak pengrajin mengeluh bahwa anak muda sekarang kurang berminat di sektor industri kreatif. Oleh sebab itu, Pemkot Tasikmalaya akan memberikan stimulus.

"Salah satu stimulusnya adalah program WUB tersebut. Selain itu, untuk promosi dan pemasarannya nanti akan dibuatkan brosur bekerja sama dengan Dinas Pariwisata," kata Yusuf.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600