Emak Ooh Bantah Tinggal di Kandang Kambing Selama 25 Tahun
Oleh Fajar Sukma Wicaksono, pada Feb 13, 2018 | 18:25 WIB
Emak Ooh Bantah Tinggal di Kandang Kambing Selama 25 Tahun
Emak Ooh, warga Kampung Malaganti, Desa Sukaharga, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Bandung. (ayotasik/Fajar Sukma)

SARIWANGI, AYOTASIK.COM – Kabar mengenai seorang lansia yang tinggal di kandang kambing selama puluhan tahun tidaklah benar. Emak Ooh (71), warga Kampung Malaganti, Desa Sukaharja, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, membantah keras kabar tersebut.

Bukan tinggal selama 25 tahun di kandang kambing, Emak Ooh hanya dua hari singgah di tempat penyimpanan pakan ternak. Itu juga karena rumahnya tengah diperbaiki atas bantuan warga sekitar. Sementara kabar yang menyebutkan 25 tahun itu merujuk pada lamanya Emak Ooh tinggal di Kampung Malaganti.

“Ada ini yang menyiapkan tempat untuk menumpang sementara. Namun, karena kaki sedang sakit, jadi tidak kemana-mana. Kalau kaki sehat mah, mau (kemana-mana),” katanya, Selasa (13/2/2018). Sakit kaki yang dialami Emak Ooh ini secara tidak langsung membantah rumor yang menyebut jika dia menderita tumor.

Emak Ooh senang dan berterima kasih atas bantuan perbaikan rumah yang diberikan oleh warga sekitar. “Bukan kali ini saja diperhatikan. Sebelumnya pun pemerintah setempat ada perhatian,” katanya.

Kepala Desa Sukaharja, Indra Tegamayudin menerangkan, rasa sosial masyarakat di desa tersebut, khususnya Kampung Malaganti, cukup besar. Atas rasa kebersamaan itu, warga bisa merehabilitasi rumah warga lain. "Alhamdulillah bersama warga ada program rehabilitasi rumah satu bulan satu rumah bisa terealisasi," ujar Indra.

Indra mengatakan jika sejak akhir tahun 2017, saat ia masih aktif bersama Paguyuban Cinila, ada sekitar empat rumah yang telah direhabilitasi. Rencananya, dalam waktu dekat, pihaknya juga bakal kembali merehabilitasi rumah warga.

"Bantuan terhadap masyarakat yang membutuhkan tentu menjadi prioritas. Termasuk pada Emak Ooh. Namun, kami juga harus berkeadilan. Tidak hanya Emak Ooh saja yang menjadi prioritas utama," kata Indra menjelaskan.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600