Madu Murni Khas Tasik ala Kelompok Tani Teratai
Oleh Fajar Sukma Wicaksono, pada Mar 17, 2018 | 14:23 WIB
Madu Murni Khas Tasik ala Kelompok Tani Teratai
Ketua Kelompok Tani Teratai Kampung Sindangsuka, Kota Tasikmalaya, Dede Yanti. (ayotasik/Fajar Sukma)

KAWALU, AYOTASIK.COM -- Siapa yang tidak kenal dengan khasiat dari madu murni? Selain rasanya yang lezat, madu dikenal punya segudang khasiat baik untuk kesehatan maupun kecantikan. Madu juga berguna untuk menambah nafsu makan.

Sayangnya, mendapatkan madu murni di zaman kiwari tidaklah mudah lantaran kebanyakan madu telah bercampur dengan bahan-bahan lainnya. Namun, warga Tasikmalaya perlu berbangga karena kini tak perlu jauh-jauh lagi mencari madu murni.

Lewat tangan Kelompok Tani “Teratai” di Kampung Sindangsuka, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, kwintalan madu murni nan lezat berhasil diproduksi dari pembudidayaan lebah. Ada beberapa varian rasa madu yang dihasilkan, mulai dari yang manis hingga pahit. Masing-masing punya khasiat yang berbeda.

Ketua Kelompok Tani Lebah Madu Teratai, Dede Yanti menyebutkan, madu pahit punya khasiat yang lebih besar lantaran bersumber dari bunga rosella. Perlu diketahui, bunga rosella dikenal dengan manfaatnya yang banyak untuk kesehatan. Bahkan, tak sedikit para terapis herbal yang menggunakan bunga ini untuk proses terapi pasiennya. Meski pahit, tapi rasa madu yang bersumber dari bunga rosella ini tak kalah manis dengan madu pada umumnya.

"Caranya seduh dalam air, pahitnya itu baru akan terasa saat di ujung. Kalau awal-awalnya tetap pahit," katanya kepada ayotasik, Sabtu (17/3/2018).

Menurut Dede, madu hasil budi daya kelompoknya digandrungi banyak kalangan. Mulai dari masyarakat umum, pejabat daerah, bahkan apparat kepolisian. Selain dikemas dalam bentuk botol, madu milik Kelompok Tani Terai juga sering dipesan sekaligus dengan sarangnya.

"Jenis madu yang dijual ini merupakan hasil dari budi daya lebah lokal dan lebah jenis Apis trigona atau lebah klanceng (teuweul)," sebutnya.

Harganya sendiri bervariasi. Mulai dari botol ukuran kecil hingga besar memiliki harganya masing-masing. Untuk madu lebah teuweul, harganya tiga kali lipat lantaran khasiatnya pun lima kali lipat lebih tokcer disbanding madu lebah lokal biasa.

Terapi sengat lebah

Selain bisa menikmati madu murni berkualitas, pengunjung yang datang ke Kampung Sindangsuka juga bisa menjalani terapi sengat lebah secara gratis. “Namun, khusus terapi ini tidak buka praktik secara komersil,” ujar Dede.

Terapi sengat lebah ini diyakini mampu menyembuhkan sejumlah penyakit. Misalnya saja, penderita rematik bisa menjalani terapi sengat lebah di bagian kaki atau di tempat-tempat lain yang terasa sakit.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600