Kecantikan Calon Polwan Ini Bakal Bikin Kamu Terpukau
Oleh Hengky Sulaksono, pada Apr 05, 2018 | 17:00 WIB
Kecantikan Calon Polwan Ini Bakal Bikin Kamu Terpukau
Listia Septiani. (Hengky Sulaksono/ayobandung)

BUNGURSARI, AYOTASIK.COM -- Masa pendaftaran calon anggota Kepolisian Republik Indonesia telah dibuka sejak 26 Maret lalu. Ribuan muda-mudi yamg berminat menjadi bagian dari institusi kepolisian ikut mengajukan diri. Siapa pun boleh mendaftar, asalkan memenuhi standar persyaratan yang telah ditentukan, baik secara fisik maupun administratif. 

Listia Septiani (18) jadi salah satu di antara ribuan pendaftar. Perempuan berparas elok asal Perum Cisalak, Desa Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya mendaftarkan diri di Markas Polres Tasikmalaya Kota, Jalan Letnan Harun, Selasa (3/4/2018) siang. Dia mendaftar lantaran ingin mewujudkan cita-citanya menjadi seorang polisi wanita (Polwan).

"Kenapa pengin jadi polisi? Karena, pertama kita itu bisa dipandang. Kalau jadi polisi itu 'kan, kesannya kayak lebih disegani, lebih dihargai. Terus kayak lebih mengayomi masyarakat. Lebih tertarik aja, sih," kata Listi.

Listi yang merupakan lulusan SMA Negeri 9 Tasikmalaya ini mantap memancangkan pilihannya untuk bergabung bersama Korps Bhayangkara. Sejak usia dini, dara kelahiran asli Kota Santri ini memang telah memendam asa untuk bisa menjadi bagian dari institusi kepolisian.

Baginya, mematri niat menjadi polisi berarti membuka jalan untuk berbakti terhadap bangsa, negara, dan orang tua. Dia tak cuma memikirkan alasan profesioanl, namun juga alasan personal di balik langkah yang ditempuh. Terikat dalam sebuah profesi, terlebih menjadi polisi, bisa melepasakan ikatan beban yang ditanggung orang tua. Selain itu, orangtuanya akan merasa bangga. 

"Ingin ngangkat derajat orang tua. Ingin membahagiakan dan mengubah hidup orang tua. Juga enggak ingin membebani orang tua karena harus kuliah," Ujar Listi.

Selain lantaran didorong oleh kemauan pribadi, keputusannya juga dipengaruhi oleh naik daunnya status Polwan belakangan. Citra polisi perempuan di tanah air memang tengah berada di atas angin. Keberadaan polwan berparas memikat kerap menjadi sorotan publik. Wajah-wajah mereka muncul melalui pelbagai platform media massa dan menjadi bahan pergunjing warga.

Untuk mencapai ambisinya tersebut, Listi telah mempersiapkan dengan matang. Persiapan telah dilakukan sejak awal Februari lalu. Mulai dari latihan fisik dengan berolahraga rutin dan les berenang, persiapan administratif, dan akademik. Semua dilakoni agar cita-citanya menjadi polwan bisa mulus.

Ini merupakan kali pertama Listi mendaftarkan diri. Dia mendaftar sebagai Bintara Umum. Saat tes awal, tinggi badannya mencapai 163 sentimeter. Lolos dari standar minimum tinggi 160 cm bagi pendaftar seleksi Bintara Umum perempuan.

Walaupun lolos seleksi awal, dia mengaku belum bisa optimistis membayangkan dirinya bisa diterima menjadi anggota Polri. "Masih pesimis 'sih. Karena yang lain pada tinggi-tinggi. Banyak yang berprestasi juga," ujarnya.

 

Lain Listi, lain Aneu Yustian Gamila (18). Dara asal Desa Sukamaju, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya ini memilih mendaftarkan diri lantaran ingin mengabdi terhadap negara. "Ingin mengabdi kepada negara dengan menjadi anggota polisi," katanya. 

Baginya, menjadi polisi merupakan salah satu cara yang bisa ia tempuh agar cita-cita pengabdian ini bisa tercapai. Dia juga mengaku ingin ikut berpartisipasi dalam membentuk citra kepolisian yang lebih baik di mata masyarakat. Sebabnya, masih banyak pihak yang menilai profesi ini dengan pandangan tak hormat.

"Sudah sejak SMP pengin jadi polisi. Saya juga ingin membentuk citra kepolisian yang lebih baik di mata masyarakat. Polisi itu harusnya disegani, bukan ditakuti. Itu, kan, beda. Artinya, harus mengayomi dan merangkul masyarakat," kata dia. 

Editor : Andri Ridwan Fauzi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600