Jumlah Pengangguran di Kota Tasik Capai 6,8%
Oleh Hengky Sulaksono, pada Apr 16, 2018 | 17:31 WIB
Jumlah Pengangguran di Kota Tasik Capai 6,8%
Para pencari kerja saat menghadiri Pasar Kerja Kota Tasik, Senin (16/4). (Hengky Sulaksono/ayobandung)

BALEKOTA, AYOTASIK.COM--Jumlah pengangguran di Kota Santri mencapai ribuan orang. Berdasarkan catatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tasikmalaya, persentase penduduk usia produktif yang belum memperoleh pekerjaan hingga saat ini mencapai 6,8% dari total populasi.

"Ada kenaikan sekitar dua digit dari tahun-tahun sebelumnya," kata Kepala Disnakertrams Kota Tasik, Nunung Kartini, kepada wartawan selepas membuka Pasar Kerja Kota Tasik 2018, Senin (16/4/2018) siang. 

Jumlah pengangguran 6,8% tersebut meningkat dari statistik tahun 2015 yang berada di angka 5,5%. Naiknya persentase pengangguran ini, menurut Nunung, disebabkan beberapa faktor. Salah satu alasan kunci kenaikan persentase adalah meningkatnya penduduk usia kerja dalam rasio keseluruhan poulasi.

"Banyaknya penganggguran itu dari lulusan SMA dan SMK (sederajat). Karena banyak SMK-SMK itu dibentuk supaya mereka setelah lulus bisa langsung bekerja. Tapi kenyataannya masih banyak yang belum bekerja, yang lulusan SMK itu," kata Nunung.

Kenaikan persentase pengangguran ini tidak dibarengi dengan peningkatan angka serapan tenaga kerja. Angka peneyerapan tenaga kerja di Kota Tasikmalaya berada di kisaran 3,8%. Nunung mengatakan bahwa kenaikan persentase pengangguran ini juga menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah agar bisa segera dituntaskan.

"Ini menjadi PR (pekerjaan rumah), ya, bagi pemerintah. Kami juga terus berupaya mendorong agar angka ini bisa ditekan. Berbagai program pelatihan kerja, pencetakan wirausaha baru, dan bursa kerja yang mempertemukan pencari kerja dan perusahaan jadi bagian dari upaya kami," kata Nunung.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600