Pemkab Tasik Bakal Cetak 5.000 Hektar Lahan Pertanian Kedelai
Oleh Hengky Sulaksono, pada Jul 10, 2018 | 19:17 WIB
Pemkab Tasik Bakal Cetak 5.000 Hektar Lahan Pertanian Kedelai
Ilustrasi. (pixabay.com)
SINGAPARNA, AYOTASIK.COM--Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berencana mencetak seridaknya 5.000 lahan pertanian kedelai di beberapa titik. Pencetakan ribuan hektar lahan tanam kedelai bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kedelai yang semakin meningkat.
 
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tasikmalaya, Muhammad Zein mengatakan pemerintah telah melakukan pemetaan lokasi pencetakan lahan tanam kedelai baru di dua kecamatan, yakni Kecamatan Jatiwaras dan Pancatengah. Kedua wilayah tersebut dipilih lantaran dinilai punya kualitas dan ketersediaan lahan yang memadai.
 
"Setelah melakukan evaluasi lapangan, ada dua kecamatan yang cukup luar biasa potensi kedelainya, yaitu Jatiwaras sama Pancetengah. Itu ingin dikembangkan secara utuh. Kita targetkan luas lahan di atas 5.000 hektar. Pengerjaannya sudah dimulai dari sekarang," kata Zein kepada wartawan, Selasa (10/7/2018) siang.
 
Selain di dua kecamatan tersebut, Zein menyebut pemerintah masih mencari lahan-lahan baru untuk lokasi perluasan. Ekspansi lahan pertanian kedelai perlu dipikarkan masak-masak agar hasilnya bisa dimanfaatkan secara maksimal.
 
"Dua kecamatan itu unggulan. Kita inginnya banyak, tapi sementara ini baru dua kecamatan itu, karena berhubungan dengan sumber daya manusia petaninya juga, karena tidak segampang menanam yang lain. Itu harus dipersiapkan. Dukungan lahan juga harus dipertimbangkan," katanya.
 
Sementara itu, Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan penambahan lahan kedelai baru ini sangat diperlukan. Pasalnya, luasan lahan yang ada saat ini masih belum mampu memenuhi tingkat kebutuhan kedelai di Kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya.
 
"Kacang kedelai kita dipenuhi dengan barang impor. Oleh karena itu, kita berusaha karena kacang kedelai merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat, khususnya bagi para pengrajin tahu dan tempe. Kita harus berusaha memenuhi kebutuhan para pengusaha tersebut karena tahu, tempe, sudah menjadi makanan yang lumrah dan sudah dirasakan enak, bergizi, dan mudah didapat," kata dia.
Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600