Diduga Hina Ma'aruf Amin, Warga Tasik Dipolisikan
Oleh Hengky Sulaksono, pada Aug 13, 2018 | 21:35 WIB
Diduga Hina Ma'aruf Amin, Warga Tasik Dipolisikan
Ma'ruf Amin. (Ilustrasi)
BUNGURSARI, AYOTASIK.COM -- Seorang pria berinisial DZS dilaporkan kepada aparat Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota lantaran dinilai melakukan penghinaan terhadap Rois Aam Pengurus Besar Nadhlatul Ulama sekaligu Calon Wakil Presiden Indonesia pendamping Jokowi, Ma'aruf Amin di media sosial.
 
Pelaporan terhadap DZS dilakukan sekelompok massa NU yang merasa keberatan dengan unggahan DZS. Massa ini mendatangi Mapolres Tasik Kota pada Senin (13/8/2018) untuk melaporkan kasus dugaan penghinaan tersebut.
 
Sambil melapor, mereka turut melampirkan cetakan unggahan DZS di paltform media sosial Facebook sebagai alat bukti. Uanggahan tersebut berisi merikatur Ma'aruf Amin tengah mendorong mobil sedan yang ditumpangi Jokowi dan Megawati Soekarnoputri. Di bagian atas karikatur tertulis kata 'demi meraup suara umat' dengan huruf kapital seluruhnya.
 
Konten tersebut, kata perwakilan massa, Asep Rizal pertama kalo diketahui para pelapor pada Minggu (12/8/2018) siang. Para pelapor yang merupakan anggota NU ini menilai konten yang diunggah DZS masuk ke dalam kategori penghinaan terhadap ulama.
 
"Ini masuk penghinaan ulama. Saya sakit hati. Saya tersinggung sebagai warga Nahdiyyin. Kok, bisa-bisanya menghina ulama. Kami meminta kasus ini diusut tuntas," kata Asep kepada wartawan selepas melakukan pelaporan.
 
Dia melaporkan DZS atas dugaan tindak pidana pelanggaran Lasal 27 ayat 3 juncto pasal 45 (3) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. "Kami serahakan kepada kepolisian untuk diproses. Ini negara hukum," kata dia.
Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600