Gorila di Kebun Binatang Terancam Dikebiri
Oleh Hengky Sulaksono, pada Sep 03, 2018 | 09:41 WIB
Gorila di Kebun Binatang Terancam Dikebiri
Dua ekor gorila jantan. (Sky News).

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM--Kebun binatang Inggris berencana untuk mengebiri lusinan gorila jantan. Pengebirian dilakukan sebagai upaya pendisiplinan perilaku para gorila sehingga mereka lebih mudah dikendalikan.

Dilansir dari Sky News, Minggu (2/9/2018) malam, para ilmuwan lebih menghendaki agar para gorila ini kehilangan sisi maskulinnya. Gorila-gorila jantan ini punya kebiasaan menyerang ayah mereka saat bertumbuh dewasa. Oleh karena itu, pengelola kebun bintang perlu memisahkan ayah dan anak gorila ini dalam sangkar berbeda.

Kondisi ini diperparah dengan kebiasaan kawin gorila jantan yang bisa hidup dengan dua atau tiga gorila betina. Imbasnya, jumlah gorila jantan makin bertambah lantaran setiap perkawinan mereka menghasilkan gorila jantan dan betina dengan jumlah yang sama.

Dua pejantan yang tinggal di Kebun Binatang Chessington bernama Mbula dan Mwana telah dikebiri. Program pengebirian diawasi oleh Asosiasi Kebun Binatang dan Aquaria Eropa (Eaza).

Direktur komunikasi Eaza, David Williams-Mitchell, mengatakan kepada The Sunday Times bahwa pengebirian yang dilakukan asosiasi merupakan sebentuk langkah alternatif etis.

Sebuah penelitian yang melibatkan 75 gorila jantan dan betina dari segala usia--termasuk 10 pejantan yang belum pernah melakukan operasi--menemukan bahwa para gorila yang telah dikebiri cenderung menunjukkan sikap lebih toleran saat berada di dekat gorila lain daripada yang tidak dikebiri.

Saat ini, sejumlah gorila muda telah berada di "barisan pengebirian". Para mamalia ini menunggu keputusan para ilmuwan yang bakal menentukan masa depan organ reproduksi mereka. Sementara itu, terdapat sedikitnya 40 gorila jantan dan 60 betina di kebun binatang Inggris saat ini.

Rencana pengebirian gorila jantan ini mendapat tentangan dari The Aspinall Foundation yang menjalankan Howletts Wild Animal Park dan Port Lympne Reserve. kepala kesejahteraan hewan dan penangkaran di Born Free Foundation, Dr Chris Draper juga mengatakan sikap tak setujunya.

"Ini adalah contoh klasik membuat hewan agar sesuai dengan lingkungan daripada sebaliknya," kata Draper. Dia juga menyatakan Born Free menentang eksploitasi hewan liar dan menilai pengebirian sebagai langkah yang cukup drastis.

Editor : Andri Ridwan Fauzi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600