Pelajar Tasik Serukan Tolak LGBT
Oleh Hengky Sulaksono, pada Oct 15, 2018 | 12:05 WIB
Pelajar Tasik Serukan Tolak LGBT
Ratusan pelajar yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam Kabupaten dan Kota Tasikmalaya mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Senin (15/10/2018). (Hengky Sulaksono/ayotasik)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM--Ratusan pelajar yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam Kabupaten dan Kota Tasikmalaya mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Senin (15/10/2018). Mereka menyerukan penolakan terhadap keberadaan kelompok lesbian, gay, biseksual dan transeksual alias LGBT.

Koordinator lapangan aksi, Ikbal Sabikul Akdam mengatakan penolakan terhadap LGBT yang disuarakan merupakan sikap dari Hima Persis Kabupaten dan Kota Tasikmalaya. Para pelajar menolak keberadaan komunitas LGBT lantaran perilaku mereka dianggap menyimpang.

"LGBT sudah jelas-jelas dilarang. Itu perilaku menyimpang. Sudah jelas agama itu mengharamkan LGBT, tapi sekarang mereka sudah berani muncul dengan menggunakan berbagai media," kata Ikbal di sela-sela aksi.

Keberadaan aktivitas komunitas LGBT mulai banyak diketahui setelah Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan sejumlah elemen lembaga lain memaparkan temuan grup di platform media sosial Facebook yang disebut berisi percakapan-percakapan tentang perilaku seksual sesama jenis.

Terdapat dua grup yang disebutkan KPAID memuat konten percakapan tentang perilaku seksual sesama jenis yakni grup Singaparna Baru beranggotakan 1.219 akun dan Ciawi Panembangan dengan anggota 208 orang. Keberadaan kedua grup ini diekspose setelah temuan grup LGBT di Kabupaten Garut  yang menghebohkan mengemuka.

Ikbal mengaku miris dengan temuan grup LGBT tersebut. Sudah sepatutnya, ujar Ikbal, semua elemen masyarakat mengambil sikap dengan munculnnya LGBT di Tasikmalaya.

Sebabnya, keberadaan  mereka dianggap mencoreng reputasi Tasik sebagai Kota Santri.

"Tasikmalaya itu adalah Kota Santri. Semua orang sudah tahu. Dengan adanya temuan ini, saya hawatir Allah murka dengan adanya LGBT ini. Sudah ada buktinya pada zaman nabi Luth, Allah murka dan menghancukan kaum penyuka sesama jenis," kata dia.
 

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600