Kota Tasik Bakal Bangun Pusat Kreatif
Oleh Hengky Sulaksono, pada Oct 15, 2018 | 12:52 WIB
Kota Tasik Bakal Bangun Pusat Kreatif
Wali Kota Tasik, Budi Budiman. (Hengky Sulaksono/ayotasik)

CIHIDEUNG, AYOTASIK.COM--Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman mengatakan pemerintah bakal membangun pusat kreatif untuk mewadahi kreativitas anak muda di Kota Santri. Pemerintah Kota Tasikmalaya sudah mendapatkan janji kucuran dana pembangunan pusat kreatif dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Kemarin waktu di jalan beliau (Gubernur Jabar, Ridwan Kamil) bersama sama saya, kan, duduk bareng satu mobil, menyampaikan ada bantuan ke Tasikmalaya untuk gedung kreatif. (Besarannya) Rp20 miliar," kata Budi saat ditemui di Grand Metro Hotel Tasikmalaya, Senin (15/10/2018) siang.

Dia mengatakan pemerintah kota masih akan membahas konsep pusat kreatif yang dibutuhkan. Pembahasan tersebut bakal melibatkan pelbagai elemen komunitas kreatif, seniman, maupun budayawan yang menjadi representasi kelompok kreatif di Kota Santri.

"Saya juga harus bicara dulu. Jadi hari ini apa, sih, yang mereka butuhkan, tempatnya bentuk apa, apakah di satu lantaikan atau di dua lantaikan, apakah perlu sekretariat atau hanya ruang terbuka yang praktis buat pameran-pameran. Nanti konsepnya bagaimana akan kita bicarakan dulu dengan komunitas anak-anak milenial," katanya.

Soal pemilihan lokasi, Budi mengatakan pemerintah sejauh ini tengah menimbang pembangunan pusat kreatif bakal dilakukan di kawasan Dadaha. Selain lantaran telah dikenal sebagai kawasan pusat olahraga dan kegiatan anak muda, pemilihan Dadaha dilakukan sebab lahan kosong aset pemkot di Dadaha masih tersedia.

Ridwan Kamil sebelumnya mengatakan kucuran dana pusat kreatif tersebut merupakan hadiah bagi para pemuda kreatif di Kota Tasik. Pemprov Jabar bakal menganggarkan dana pembangunan pusat-pusat kreatif baru di sejumlah daerah di Jabar.

"Mau seperti apa konsepnya, mau studio musik, mau studio buat budaya Sunda, mau studio digital bikin animasi, mau bikin studio untuk sablon-sablon, mau studio untuk arsitetktur, untuk desain, untuk apa, terserah. Studio fotografi, studio film, silakan. Nanti kita akan belikan dari dana itu," kata Ridwan Kamil akhir pekan lalu.

Pria yang kerap disapa Kang Emil ini menuturkan pusat kreatif tersebut harus rampung maksimal bulan Desember 2019. Elemen komunitas kreatif di Kota Tasikmalaya diberi waktu untuk berembuk menentukan konsep pusat kreatif selama kurang lebih empat pekan.

"Jeung (Bersama) saya, harus ngebut. Saya kasih waktu empat minggu. Nanti setelah empat minggu maunya apa dirumuskan, langsung ditandatangan oleh semua. Inilah aspirasi pemuda pemudi Kota Tasikmalaya," kata dia.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600