Banjir dan Longsor Terjang Cipatujah, 2 Orang Meninggal Dunia
Oleh Adi Ginanjar, pada Nov 06, 2018 | 14:45 WIB
Banjir dan Longsor Terjang Cipatujah, 2 Orang Meninggal Dunia
Banjir di Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. (Dok.BPBD Jabar)
LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Sebanyak dua orang meninggal dunia akibat banjir dan longsor melanda Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya sekitar pukul 1.00 WIB, Selasa (6/11/2018).
 
Daerah yang terdampak banjir dan longsor antara lain Desa Ciheras dan Desa Ciandum Kecamatan Cipatujah, Desa Cikupa dan Desa Ciawi Kecamatan Karangnunggal, dan Desa Cikuya Desa Culamega.
 
Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan selain dua korban meninggal dunia, sebanyak 50 kepala keluarga terdampak dengan bencana tersebut.
 
Adapun kerugian materil antara lain ruas Jalan Cipatujah menuju Ciheras, Pameungpeuk, atau Garut selatan total lumpuh. 
 
"Lumpuhnya arus jalan tersebut menyusul putusnya jembatan Pasanggrahan. Menurut laporan masyarakat jembatan putus akibat arus air yang deras dari hulu Sungai Pasanggrahan," ujarnya melalui keterangan resmi.
 
Menurutnya, ketinggian air di lokasi kejadian mulai 30 cm hingga 1,8 meter.
 
Saat ini petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umur dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tasikmalaya terkait penanganan jembatan yang putus.
 
"BPBD pun memberikan bantuan dan melakukan evakuasi korban banjir yang terjebak banjir ke tempat yang lebih aman," katanya.
 
Di samping itu, BPBD menyediakan alat transportasi untuk membantu warga ke sekolah.

AYO BACA : Unduhan Tik Tok Gusur Facebook dan Instagram

AYO BACA : Alasan Yusril Tak Dukung Prabowo di Pilres 2019

Editor : Rizma Riyandi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600