Banjir Cipatujah: Koban Meninggal Jadi Empat, Dua Lainnya Hilang
pada Nov 06, 2018 | 16:54 WIB
Banjir Cipatujah: Koban Meninggal Jadi Empat, Dua Lainnya Hilang
Jembatan Putus di Cipatujah pada Selasa (6/11/2018).(Ist)

RANCAEKEK, AYOTASIK.COM-- Korban banjir dan Longsor yang menerjang Kecamatan Cipatujah dan beberapa Kecamatan lain di Kabupaten Tasikmalaya menjadi enam orang.

Humas Kantor SAR Bandung Joshua Banjarnahor mengatakan empat dari enam korban longsor dan banjir tersebut dinyatakan meninggal dunia.

"Untuk korban meninggal dunia berada di Cipatujah dan Culamega," tutur Joshua, Selasa (6/11/2018).

Dia mengungkapkan korban meninggal dunia di Culamega atas nama  Elsa (10) dan Mardin (60). Sementara dua korban lain berada di Kecamatan Cipatujah belum diketahui identitasnya.

Selain itu, tim evakuasi juga sedang mencari dua korban lain yang masih dinyatakan hilang. Dua korban tersebut atas nama Aning (50) warga Culameda dan Fajar (10) warga Kecamatan Cikalong.

"Kami masih melakukan pencarian terhadap dua orang yang masih dinyatakan hilang. Tim rescue gabungan berjumlah 94 orang akan mendirikan posko di Cipatujah," ujarnya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan evakuasi, kata Joshua bisa menghubungi nomor darurat Basarnas, Kantor SAR Bandung atau Posko di Cipatujah.

Joshua melanjutkan banjir dan longsor Cipatujah membuat sejumlah kampung terdampak. Diantaranya Kampung  Kaum RT/RW 20/02 dan RT/RW 08/02 Desa Bantar Kalong Kecamatan Cipatujah. Tiga rumah rusak Parah dan 17 rumah terendam.

Di Kampung  Jajaway RT/RW 14/02, Kampung Pasanggrahan, Kampung Singkur Desa Cipatujah Kecamatan Cipatujah, 15 Rumah rusak dan 35 rumah terendam

Source : Mildan

Editor : Adi Ginanjar
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600