Uu Minta Pesantren Mandiri Ekonomi
pada Nov 25, 2018 | 20:31 WIB
Uu Minta Pesantren Mandiri Ekonomi
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta Halaqoh Ulama se-Jawa & Doa untuk Palestina di Pesantren Al-Muhajirin Kampus 1, Jalan Veteran, Kabupaten Purwakarta, Minggu (25/11/2018). (Arditya Pramono/ayobandung).

PURWAKARTA, AYOTASIK.COM--Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum atau yang akrab disapa Kang Uu mengatakan, pesantren zaman now harus memiliki kemandirian di bidang ekonomi yang disebut ekonomi pondok pesantren. 

Hal tersebut, disampaikannya usai menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta Halaqoh Ulama se-Jawa & Doa untuk Palestina di Pesantren Al-Muhajirin Kampus 1, Jalan Veteran, Kabupaten Purwakarta, Minggu (25/11/2018). 

Panglima Santri Jabar itu mengatakan dengan adanya kemandirian di bidang ekonomi maka sebuah pesantren akan bisa bertahan lebih lama. Dan bisa berkembang lebih pesat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa serta meningkatkan iman dan ketakwaan peserta didik. 

"Pesantren di Jabar sering punya masalah klasik. Kalau pendirinya wafat pesantrennya juga wafat. Kita lihat hal itu terjadi karena saat pendiri pesantrennya yang kharismatik masih hidup, sumbangan untuk operasional pesantren, infak, sedekah, jariah itu masih banyak. Kalau sudah wafat biasanya mulai susah. Makanya pesantren jangan hanya mengandalkan sumber ekonomi itu saja, tapi harus mandiri," jelasnya

Kang Uu membandingkan sejumlah pondok pesantren di Provinsi Jawa Timur justru punya daya survival yang kuat dalam mempertahankan dan mengembangkan jaringan pondok pesantren yang mereka miliki. Hal itu bisa terjadi  lantaran pesantren di Jawa Timur memiliki sumber ekonomi mandiri yang dikelola secara profesional.

"Di Jawa Timur pesantrennya punya supermarket, hotel, rumah makan dan lainnya. Itu bagus, jadi pesantren kuat secara ekonomi," jelaanya. 

Melihat fenomena tersebut, Pemprov Jabar sangat mendorong terciptanya ekonomi pondok pesantren. Ia mengatakan di Jabar tak banyak pesantren yang bisa mandiri secara ekonomi seperti Al-Muhajirin 

"Kunjungan saya hari ini ke Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta selain mengahadiri Maulid Nabi juga ingin belajar bagaimana Al-Muhajirin yang merupakan pondok pesantren bisa berkembang karena memiliki kemandirian di bidang ekonomi," jelasnya. 

Seperti diketahui Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta memiliki kemandirian ekonomi dengan memiliki Koperasi Syariah serta pembuatan tempe dan peternakan ayam yang akan segera dibangun.  

Editor : Andri Ridwan Fauzi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600