Kasus Dugaan Korupsi Sekda Kabupaten Tasik Dilimpahkan ke Kejaksaan
pada Nov 26, 2018 | 17:47 WIB
Kasus Dugaan Korupsi Sekda Kabupaten Tasik Dilimpahkan ke Kejaksaan
Ilustrasi Pixabay

BANDUNG WETAN, AYOTASIK.COM--Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar telah melimpahkan kasus korupsi dana hibah bansos Pemkab Tasikmalaya ke Kejaksaan Tinggi Jabar, Senin (26/11/2018). Dalam kasus ini, 9 orang ditetapkan sebagai tersangka dam akan ditahan selama 20 hari  di Rutan Klas 1 Kebonwaru Bandung.

Ketua tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jabar, Andi Adika mengatakan setelah menerima pelimpahan dari Polda, mereka akan segera membuat dakwaan. 

Dalam waktu dekat setelah selesai kita kirim ke pengadilan, katanya.

Kejati Jabar  akan menyiapkan 15 orang saksi untuk dimintai keterangan di pengadilan. Namun dalam daftar nama 15 orang itu, tidak tercantum nama mantan Bupati Tasikmalaya,  Uu Ruzhanul Ulum.  

Tidak dijadikan saksi karena belum ada indikasi dan alat bukti mengarah kepadanya, tuturnya.  

Selain itu, Kejati Jabar  menunjuk 9 orang jaksa untuk mengadili kasus korupsi dana hibah. Jaksa sedang mempersiapkan dakwaan untuk dikirim ke pengadilan.

Totalnya ada sembilan jaksa. Masing-masing tersangka ada satu jaksa, ujar Andi. 

Kasus dugaan  korupsi dana hibah bansos untuk 21 yayasan itu melibatkan Sekda Kabupaten Tasikmalaya Abdul Kodir beserta jajaran ASN lainnya. Selain itu, terdapat dua warga sipil dan seorang petani yang turut terlibat dalam kelancaran dana bansos tahun anggaran 2017 itu. Diketahui, korupsi mencapai Rp 3,9 Milyar.  

Sebanyak 21 yayasan di Kabupaten Tasikmalaya diduga hanya menerima 10 persen dari dana hibah bantuan sosial. 

Editor : Adi Ginanjar
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600